MPU Aceh Sosialisasi 8 Fatwa di Kabupaten Aceh Timur

Kategori : Berita Senin, 02 September 2019

Aceh Timur - (Senin 2 September 2019), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh kembali mensosialisasikan fatwa-fatwa yang telah dihasilkan dalam sidang paripurna ulama. Kali ini MPU Aceh mensosialisasikan sebanyak 8 (delapan) fatwa kepada masyarakat, tokoh agama, serta ormas yang berada di Kabupaten Aceh Timur. Kedelapan fatwa tersebut yaitu Fatwa MPU Aceh Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemusnahan Barang Ilegal Menurut Tinjauan Islam, Fatwa MPU Aceh Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Judi Online, Fatwa MPU Aceh Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Hukum Penyerahan Hak Akad Nikah Melalui Media Komunikasi, dan Fatwa MPU Aceh Nomor 3 Tahun 2106 Tentang Gadai Dalam Pandangan Fiqh Islam. Keempat fatwa ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali pada Kegiatan Sosialisasi Fatwa dan Hukum Islam MPU Aceh Tahun 2019 yang berlangsung di Aula The Royal Idi Hotel, Kabupaten Aceh Timur pada tanggal 2 September 2019.

Keempat fatwa lainnya yaitu Fatwa MPU Aceh Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Mahar Dalam Perspektif Fiqh, Undang-undang dan Adat Aceh, Fatwa MPU Aceh Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Jual Beli Secara Kredit Menurut Syariat Islam, Fatwa MPU Aceh Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kitab-kitab Tauhid yang Muktabarah di Aceh, dan Fatwa MPU Aceh Nomor 3 Tahun 2018 Tenang Penetapan Arah Kiblat yang disampaikan oleh Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Muhammad Daud Zamzamy pada acara yang sama.

Kegiatan Sosialisasi Fatwa dan Hukum Islam ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Timur yang diwakili Asisten II Setda Kab. Aceh Timur Usman A. Rachman, SH., SP., MM. Dalam sambutan singkatnya disebutkan Pemerintah Aceh Timur mengapresiasi MPU Aceh yang telah mensosialisasikan fatwanya ke Aceh Timur. "Kami mewakili Pemerintah Aceh Timur mengucapkan terima kasih kepada MPU Aceh yang sudah sudi kiranya meluangkan waktu untuk mensosialisasikan fatwanya," sebutnya.

Para Abu dan Ulama Aceh telah memberikan fatwa kepada Pemerintah Aceh, oleh karenanya Usman A. Rachman berharap agar seluruh peserta yang hadir dapat meneruskan apa yang telah didapat pada kegiatan ini. "Harapan kami kepada seluruh teungku-teungku yang hadir agar nanti setelah mendapat informasi dapat melanjutkan kembali kepada masyarakat dikarenakan kita tidak mungkin menghadirkan masyarakat ke lokasi ini," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Kepala Sekretariat MPU Aceh, Dr. Syukri Bin Muhammad Yusuf, MA dalam Laporan Panitianya yang dibacakan oleh Kepala Bagian Hukum dan Komunikasi Publik Sekretariat MPU Aceh, Cut Rafiqah, SE dijelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hukum masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Memberikan pemahaman dan pencerahan hukum Islam kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peraturan hukum Islam", jelasnya.

Dirinya juga menambahkan kegiatan ini diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Timur, Tokoh Agama, Tokoh Ulama, Ormas, serta unsur terkait lainnya.(n)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32