Muslimat MPU Aceh Bahas Game Online

Kategori : Berita Kamis, 01 Agustus 2019

Banda Aceh - (Kamis 1 Agustus 2019), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menggelar kegiatan Orientasi Muslimat yang berlangsung di Aula Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba, komplek Sekretariat MPU Aceh. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua MPU Aceh, Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA

Saat membacakan Khutbah Itfitahnya, Abu Muslim mengibaratkan sistem online itu bagaikan sebuah pisau, jika digunakan untuk kebaikan maka kebaikan pula yang akan dihasilkan, begitu juga sebaliknya. Terkait fatwa yang membahas online, Abu Muslim menjelaskan MPU Aceh sudah mengeluarkan fatwa-fatwa diantaranya Fatwa Judi Online, Fatwa Jual-Beli Online hingga Fatwa Haram Game PUBG. "Sudah lima hal yang sudah difatwakan oleh MPU Aceh terkait online ini, diantaranya ada judi online, ada game PUBG, sebelumnya adalagi jual beli online, sebelumnya ada nikah online", jelasnya.

Dirinya juga berharap melalui kegiatan ini, para peserta yang hadir bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat, "Insyaallah dengan hadirnya kita diacara ini, kita bisa menjadi TOT (Trainer of Training) kepada masyarakat kita semuanya", harapnya.

Sebelumnya Ketua Panitia, Hj. Rizqiena Fajriah, ST., MT menyampaikan MPU Aceh melaksanakan kegiatan Orientasi Muslimat Tahun 2019 yang mengangkat tema Bahaya Game Online ini, untuk memperkuat peran muslimat sebagai pioner pendidikan dalam keluarga serta diharapkan dapat menggerakkan ulama perempuan sebagai pembentuk generasi ideal di Aceh. Disamping itu kegiatan ini bertujuan juga untuk membekali para peserta tentang informasi yang berkaitan dengan game online, membekali para peserta tentang cara membentengi serta memberi terapi anak yang kecanduan game online. "Diharapkan orang tua dan pendidik dapat memperoleh informasi yang akurat tentang pengaruh game online tersebut", jelasnya.

Ketua Muslimat MPU Aceh ini juga menambahkan melalui kegiatan ini maka semakin luasnya wawasan para peserta tentang pentingnya pengawasan dalam keluarga terhadap permainan game online. Dapat mencegah penyimpangan-penyimpangan yang disebabkan oleh game online. Peserta juga semakin menyadari efek negatif dari kecanduan game online bagi anak, keluarga dan masyarakat, serta memahami pentingnya pendidikan dan hubungan harmonis keluarga dalam membentuk generasi berkualitas.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini menghadirkan narasumber ahli dibidangnya yaitu Teuku Farhan SKom (Direktur MIT Aceh) yang menyampaikan materi tentang Tujuan dan Fungsi Game PUBG dan Sejenisnya Dalam Dunia Teknologi Informasi; Usfur Ridha, S.Psi., M.Psi (Psikolog) dengan materinya Pengaruh dan Cara Pencegahan Efek Negatif Game Online; serta Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA (Ketua MPU Aceh) yang memaparkan tentang Fatwa MPU Aceh Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Judi Online.

Peserta sebanyak 60 orang yang terdiri dari unsur muslimat MPU Aceh, unsur pendidikan bidang kesiswaan, serta turut diikuti oleh pengurus OSIS tingkat SMP/SMU sederajat dari Banda Aceh dan Aceh Besar.(n)

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32