MPU Aceh Gelar Nadwah Mubahasah Ilmiah

Kategori : Berita Selasa, 30 Juli 2019

Banda Aceh - (Selasa 30 Juli 2019), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menggelar kegiatan Nadwah Mubahasah Ilmiah Tahun 2019, yang berlangsung di Aula Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba komplek Sekretariat MPU Aceh. Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny S.Ag MM

Kepala Dinas Dayah saat mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan, bahwa apa yang dilaksanakan oleh MPU Aceh adalah bagian dari melaksanakan amanah konstitusi sebagai wujud dari pelaksanaan syariat Islam di Aceh. "Atas nama pemerintah Aceh kami sampaikan apresiasi kepada MPU yang telah melaksanakan kegiatan Nadwah Mubahasah Ilmiah ini yang mengangkat isu tentang kekeluargaan", katanya.

Lanjut Usamah, Mubahasah hari ini yang membahas persoalan kekeluargaan merupakan bagian dari menjaga kehormatan Islam dan kehormatan Aceh, kita harus memastikan anak-anak kita dan istri kita mendapatkan keadilan dengan sebagaimana mestinya sesuai dengan hukum Islam. Menurutnya banyak generasi muda saat ini yang dengan percaya diri belajar untuk mengetahui ilmu agama melalui google dan sebagainya. "Kedepan tentu akan terbangun komunikasi-komuniksi lebih baik lagi, agar ummat ini bisa mendapat refrensi-referensi agama yang baik", harapnya.

Sebelumnya Ketua MPU Aceh, Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim, MA dalam Khutbah Iftitahnya menjelaskan kegiatan Nadwah Mubahasah Ilmiah ini dapat memberikan kontribusi bagi umat dalam penyelesaian masalah yang terjadi. "Dalam forum ini, melalui diskusi-diskusi nanti bisa memberikan sesuatu yang berarti untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi saat ini", jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan Nadwah yang juga Kepala Sekretariat MPU Aceh, Dr. Tgk. H. Syukri Bin Muhammad Yusuf, MA saat membacakan laporannya menyampaikan kegiatan Nadwah Mubahasah Ilmiah kali ini bertujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi diantara Ulama dan Umara di Aceh. "Meningkatkan peran ulama dalam mewujudkan kehidupan berkeluarga sakinah mawadah warahmah bagi masyarakat di Aceh", katanya.

Selain itu kegiatan Nadwah yang bertemakan Penerapan Syariat Islam Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Mawadah Warahmah yang Diridhai Allah SWT ini juga bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dan komprehensif permasalahan yang menyangkut dengan hukum dalam keluarga, mewujudkan persamaan persepsi terhadap hukum dalam keluarga dalam perspektif fiqh.

Empat pemateri handal dihadirkan dalam kegiatan ini yaitu, Dr. H. Arso, SH., M.Ag (Wakil Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara) dengan materinya Fenomena Tingginya Angka Perceraian dan Solusinya; Prof. Dr. H. Abdul Manan, MA (Pakar Hukum Keluarga) dengan materinya Singkronisasi Hukum yang Diterapkan Mahkamah Syar'iyah Dengan Fatwa MPU Aceh Tentang Perceraian. Dan dua pemateri dari MPU Aceh yaitu Tgk. H. Faisal Ali (Wakil Ketua MPU Aceh) yang menyampaikan materi tentang Perkawinan yang Mu'asyarah bil Ma'ruf Sebagai Fondasi Keluarga yang Sakinah Mawadah Warahmah; dan Dr. Tgk. H. A. Gani Isa, SH., M.Ag (Anggota MPU Aceh) yang menyampaikan materi Ketahanan Keluarg Dalam Perspektif Fiqh.

Peserta kegiatan Nadwah Mubahasah Ilmiah ini diikuti sebanyak 50 orang yang terdiri dari unsur Ketua MPU se-Aceh serta instansi terkait lainnya.(n)

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32