MPU : Segera Blokir Situs Judi Online

Kategori : Berita Jumat, 12 Februari 2016

Banda Aceh - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh berharap pemerintah segera memblokir situs judi online dan situs lain yang terindikasi perjudian. sebab, permainan melalui internet yang menggunakan uang atau benda lain sebagai taruhan itu hukumnya haram. Demikian antara lain keputusan sidang paripurna tentang "bahaya judi online dan strategi pemberantasannya" yang digelar di aula MPU Aceh.

Keputusan itu dibacakan Kepala Sekretariat MPU Aceh, Saifuddin Puteh, SE, MM pada penutupan sidang tersebut, Kamis (11/2). Sidang yang diikuti 40 anggota MPU Aceh Kabupaten/Kota dan Provinsi itu  menghadirkan tiga narasumber yaitu Prof. Dr. H. Warul Walidin AK, Dr. Mohd Din SH MH, dan Teuku Farhan SKom, Turut hadir Plt Ketua MPU Aceh, Prof. Dr Tgk Muslim Ibrahim MA Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H M Daud Zamzamy dan Tgk H Faisal Ali.

Sidang dilaksanakan 9-11 Februari itu juga merekomendasikan pemerintah dan masyarakat wajib memberantas segala jenis perjudian. "Pemerintah diharapkan mengintensifkan sosialisasi tentang bentuk dan dampak negatif judi online serta meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan teknologi komunikasi yang berdampak negatif kata Saifuddin.

Peserta Sidang, lanjutnya juga berharap pemerintah memperkuat lembaga pengawasan penegakan Qanun secara kuantitas dan kualitas, menindak tegas pihak yang terlibat dalam judi online, serta meningkatkan implementasi qanun jinayat dan qanun hukum acara jinayat.

Ditambahkan, peserta sidang juga berharap masyarakat mengawasi kegiatan usaha yang menyediakan fasilitas untuk judi online dengan cara melaporkan ke pihak berwajib. "Keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan juga harus memperkuat pendidikan agama Islam secara sinergis yang mengedepankan akidah, ibadah dan nilai-nilai akhlakul karimah", pungkas Saifuddin.

 

Sumber

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32