Fenomena generasi muda aceh

Diposting pada Minggu, 13 Maret 2016 oleh : Mahrizal

Asslmualaikum.. Saat ini aceh sedang menjalankan syariat islam yang alhamdulillah telah didukung oleh semua. Namun ada berita online yang saya baca. Home » Nanggroe » Kutaraja 82% Mahasiswa Baru tak Bisa Baca Quran Selasa, 28 Juli 2015 14:52 Share Tweet Share * Disampaikan Rektor Unsyiah dalam Silaturahmi Alumni BANDA ACEH - Kemampuan lulusan SMA di Aceh membaca ayat-ayat Alquran menjadi pertanyaan banyak pihak. Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng mengatakan bahwa 82 persen mahasiswa yang baru masuk Unsyiah tidak mampu membaca Alquran. “Hanya 18 persen yang bisa membaca Alquran dengan baik atau lulus Iqra’ 6,” kata Rektor Unsyiah tersebut dalam kegiatan silaturahmi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unsyiah di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (27/7) Namun, kata Rektor Unsyiah, jumlah mereka yang berasal dari Aceh jauh lebih banyak. “Sebanyak 80 persen mahasiswa Unsyiah itu datangnya dari seluruh pelosok Aceh. Hanya 20 persen dari luar Aceh,”. Saya menyarankan MPU untuk mengambil peran terhadap fenomena diatas: 1. Menyiapkan Instrumen - lingkungan kerja khusus,a di aceh - pemilihan pemimpin - penerimaan siswa/mahasiswa - rancangan program lintas sektor 2. Sinergitas - lintas sektor - lingkungan kerja/siswa/mahasiswa/pemimpin - ketentuan bersyarat untuk semua lini Mukin ini saja saran dari saya terhadap fenomena diatas saya sangat khawatir jika pemuda aceh lebih bayak yang mampu berbahasa inggris ketimbang mengaji. Karena kemampuan berbahasa inggris sudah dirancang sangat terintegrasi, sinergi dan terstruktur jika fenomena ini tidak direspon mungkin saja tahun 2025 orang bisa mengaji diaceh itu unik/langka. Terimakasih mohon di respon dengan bijaksana

Tanggapan

Wa'alaikum salam wr. wb.

 

Terimakasih banyak atas sarannya dan MPU Aceh sangat mengapresiasi masukan saudara.  Dapat kami sampaikan bahwa MPU Aceh telah melaksanakan berbagai hal berkaitan dengan saran saudara sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada MPU Aceh, antara lain telah melakukan Muzakarah tentang pendidikan Islami yang hasilnya tidak jauh dari apa yang saudara sarankan dan telah kami sampaikan kepada Pemerintah Aceh untuk ditindak lanjuti. dan juga sudah ada Nota Kesepahaman antara Universitas Syiah Kuala dengan MPU Aceh Nomor 1617/UN11/DN/2016 Nomor 451.7/124 yang dapat di download di Nota Kesepahaman.

Semoga ada manfaatnya apa yang telah kita lakukan untuk generasi muda khusunya Aceh, terimaksih

 
comments powered by Disqus