Komisi VII DPR Aceh berkunjung ke MPU Aceh

Kategori : Berita Rabu, 28 September 2016

Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh melakukan kunjungan audiensi ke kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh pada rabu pagi dalam kunjungannya kali ini Komisi VII yang membidangi keagamaan dan Keistimewaan Aceh lagsung disambut oleh Kepala Sekretariat MPU Aceh Saifuddin Puteh, Pimpinan MPU Aceh dan Para Kabag serta Kasubag MPU Aceh. Saifuddin puteh mengucapkan terima kasih atas kerjasama Komisi VII DPRA dengan MPU Aceh selama ini dalam penyusunan anggaran. Namun disamping itu, Jamaluddin T Muku Ketua Komisi VII dan Tgk Syarifuddin Anggota Komisi VII juga mendengarkan langsung sejumlah masukan yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat MPU Aceh, diantaranya mengenai keterbatasan anggaran yang berdampak macetnya sejumlah kegiatan di MPU Aceh. Menanggapi hal tersebut Jamaluddin T Muku menambahkan sesuai Qanun nomor 5 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Syariat Islam, 5 % dari APBA harus dikucurkan untuk badan dan dinas yang melaksanakan syariat Islam kunjungan Audiensi Komisi VII ini juga sekaligus dalam rangka persiapan rancangan Qanun tentang Sistem Jaminan Halal.


Dalam kesempatan tersebut Komisi VII DPRA yang diwakili oleh politisi dari Partai Demokrat dan Golkar ini, keduanya dipersilahkan melihat langsung laboratorium Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MPU Aceh di lab analisis kulit inilah segala macam produk yang diduga mengandung unsur-unsur non-syarí dicek menggunakan mikroskop khusus seperti sepatu, tali pinggang bahkan dompet yang terbuat dari kulit.


Untuk memastikan kondisi alat berfungsi dengan baik, didampingi Kepala Sekretariat MPU Aceh Pimpinan MPU Aceh serta Sekretaris LPPOM, Jamaluddin T Muku dan Tgk Syarifuddin mengecek tali pinggang dan dompet masing-masing apakah ada terkandung unsur haram dari hasil amatannya, melihat perlunya penambahan fasilitas yang masih kurang di MPU Aceh. Oleh karena itu Jamaluddin T Muku berharap agar MPU Aceh terus meningkatkan koordinasi dengan DPR Aceh, demi kelancaran dan kesuksesan program-program MPU Aceh ke depan.